Minggu, 05 Februari 2012


BAB XIX
Pendidikan Kesehatan : Kesehatan Diri dan Lingkungan

A. Pencemaran Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu, baik lingkungan hidup (biotik) maupun tidak hidup (abiotik) yang berada di sekitar kita. Lingkungan hidup terdiri atas manusia,hewan, dan tumbuh-tumbuhan, sedangkan lingkungan tidak hidup terdiri atas tanah, air, dan udara.Kedua jenis lingkungan itu saling berhubungan. Lingkungan abiotik sangat dibutuhkan oleh lingkungan biotik, tetapi lingkungan abiotik tidak membutuhkan lingkungan biotik. Manusia yang termasuk bagian dari lingkungan biotik harus dapat mengelola lingkungan abiotik dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan.
Jadi, jika sampai terjadi sesuatu pada lin'gkungan, manusia akan menanggung
akibatnya, Salah satu akibat tersebut yaitu terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan hidup banyak ragamnya. Berikut ini jenis-jenis pencemaran lingkungan hidup.

1. Pencernaran Udara
a.   Penyebab
      Penyebab pencemaran udara yaitu asap kendaraan bermotor, asap pabrik,
debu jalanan, asap pembakaran sarnpah, asap kebakaran hutan dan debu-debu
vulkanik dari gunung meletus.
b.  Akibat
     Akibat yang ditimbulkan dari pencen'raran udara antara lain:
1) keadaan udara sekitar menjadi lebih panas,,
2) daya tahan tubuh menurun,
3) ternak menjadi kurus, dan
4) tanaman sulit berbunga atau berbuah,
c.   Cara Penanggulangan
      Cara penanggulangan pencernaran udara dapat dilakukan sebagai berikut.
1) Penanggulangan pencemaran udara yang diakibatkan asap pabrik.
          Sebelum seseorang mendirikan pabrik di suatu lokasi ada peraturan dari
    pemerintah yang menentukan masalah asap atau limbah yang ditimbulkan-
    nya. Cara penanggulangan masalah asap pabrik biasanya menggunakan
    teknik-teknik sebagai berikut.
    a) Untuk udara yang mengandung gas atau uap biasanya dengan cara
        dicuci, yaitu udara kotor dialirkan ke dalam air atau cairan yang mudah
        bereaksi dengan gas atau uap yang terdapat dalanr udara kotor tersebut
        hingga terikat. Cara lain dengan rnembakar yaitu udara kotor dilewatkan
        alat pembakar sehingga terbakar sempurna.
    b) Untuk udara yang mengandung debu atau aerosol ditanggulangi dengan
         cara membuat kamar pengendap dan perangkap kelembapan.
2) Penanggulangan pencemaran udai-a dari kendaraan bei'motor.
         Asap kendaraan bermotor menyebabkan udara menjadi kotor dan tidak
    sehat bagi manusia. Untuk mengatasinya ditakukan dengan jalan sebagai
    berikut.
     a) Pembuatan jalur hijau di sepanjang jalan untuk menetralisir gas CO
         (karbon monoksida).
     b) Menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.
     c) Pengaturan lalu lintas yang mengatur kendaraan tertentu dapat me-
         masuki kota.

2. Pencemaran Air
    a. Penyebab
            Penyebab pencemaran air yaitu pembuangan air limbah pabrik, limbah
        rumah tangga, dan sampah ke sungai.
    b. Akibat
        Akibat yang ditimbulkan dari pencemaran air antara lain sebagai berikut,
        1) Warna dan rasa air tanah akan berubah sehingga air tidak dapat digunakan
             untuk memenuhi kebutuhan manusia.
        2) Jika air yang tercemar dikonsumsi manusia, dapat mengakibatkan penyakit
            seperti diare, disentri, dan muntaber.
     c. Cara Penanggulangan
         Cara penanggulangan air limbah dapat dilakukan dengan cara:
         1) Pengenceran (dibuang ke sungai atau laut),
         2) cesspoo/ (pembuangan limbah yang bentuknya sumur), dan
         3) septic tank tanah.

3. Pencernaran Tanah
     a. Penyebab
               Penyebab pencemaran tanah antara lain sebagai berikut.
        1)    Penimbunan zal-zal kimia yang berasal dari pabrik ke dalam tanah.
        2)    Pembuangan sarnpah yang sulit membusuk seperti minyak, plastik, kaca,
               dan logam
     b. Akibat
                Akibat yang ditimbulkan dari pencemaran tanah adalah kesuburan tanah
         hilang, tumbuhan menjacli mati, dan air tanah turut tercemar.
     c. Cara Penanggulangan
              Berikut ini cara menanggulangi pencemaran tanah'
         1)  Sampah dibuang pada tanah yang permukaannya rendah (Land Fill)
         2)  Sampah dibuang pada tanah-yang rendah, dan ditutup lagi dengan tanah
              (Sanitary Land Fill).
         3)  Sampah rumah tangga dibakar sendiri
         4)   pengambilan sampah dari seluruh wilayah lalu dibakar dengan alat pembakar
               sampah.
         5)  Sampah dibuat Pupuk.
         6)  Sampah didaur ulang.

4. Pencemaran Suara
    a. Penyebab
             Pencemaran suara disebabkan oleh bunyi atau suara yang tidak sesuai
        dengan ambang pendengaran normal manusia. Bunyi ini berasal dari suara mesin
        kendaraan bermotor, pesawat terbang, kereta api, dan Suara pabrik
    b. Akibat
               Pencemaran suara mengakibatkan terganggunya alat pendengaran manusia.
         Jika pencemaran suara lama terjadi akan menyebabkan pecahnya gendang
         telinga, stres, dan gangguan kejiwaan
     c. Cara Penanggulangan
               Pencemaran suara dapat dicegah dengan cara sebagai berikut.
         1) Memeriksa knalpot agar suara yang ditimbulkan tidak terlalu keras.
         2) pabrik dan industri besar mengurangi kegiatan pada rnalam hari dan me-
             ngurangi kerasnya suara mesin pada waktu beroperasi.

B. Penyakit Menular
1. Pengertian Penyakit Menular
          Penyakit rnenular adalah jenis penyakit yang dapat berpindah dari seseorang ke
    orang lain. penularannya dapat melalui kontak langsung dengan penderita, melalui
    binatang perantara,udara,makanan, dan minuman. Dapat juga melalui benda yang
    sudah tercemar oleh bakteri, virus, jamur, dan faktor-faktor pembawa penyakit   
    lainnya.         
2. Cara Penutaran PenYakit Menular
           penyakit menular dapat pindah dari penderita satu ke orang lain dengan cara
     sebagai berikut,
     a. Melalui Kontak Tubuh (personal contact)
         Cara penularan ini terdiri atas kontak langsung maupun tidak langsung
         1) Kontak langsung (direct contaot)
             Penyakit dapat menular jika bersinggungan langsung dengan penderita,
             misalnya penularan penyakit kulit dan kelamin
         2) Kontak tidak langsung (indirect contact)
             Penyakit dapat menular melalui perantaraan benda yang telah ter-
             kontaminasi misalnya handuk, pakaian, sabun, dan sikat gigi
      b. Melalui Makanan dan Minuman (food borne infectionl
          Cara penularan ini melalui makanan dan minuman yang sudah   terkontaminasi
          bibit penyakit, Biasanya adalah penyakit yang berhubungan dengan saluran
          pencernaan, misalnya tifus,kolera,hepatitis dan pdnyakit yang disebabkan oleh 
          cacing
     c. Melalui Serangga (Insect borne infection)
         cara penularan penyakit ini melalui serangga yang menggigit manusia,
         misalnya malaria oleh nyamuk Anopheles dan demam berdarah oleh nyamuk
         Aedes aegypti.
     d. Melalui Udara (air borne infection)
         Cara penularan penyakit ini melalui udara. Biasanya untuk penyakit-penyakit
         yang berhubungan dengan pernapasan. Misalnya melalui ludah ketika batuk atau
         bercakap-cakap untuk penyakit dipteri dan pertusis.

3. Jenis-Jenis Penyakit Menular
    a. Penyakit Typhus
        Penyakit ini tergolcng penyakit perut.
        I ) Penyebab: bakteri Salmonella typhi.
        2) Masa inkubasi: 10-14 hari.
        3) Cara penularan: melalui makanan dan minuman.
        4) Gejala-gejala:
            a) Merasa menggigil, pusing-pusing, lemas, nafsu makan hilang, dan
                 sembelit.
            b) Suhu tubuh sangat tinggi, kondisi menurun, kemungkinan penderita
                mengigau.
            c) Suhu tubuh berangsur-angsur menurun sampai normal kembali.
        5) Pencegahan:
            a) Menjaga kebersihan lingkungan, baik lingkungan rumah tangga,
               masyarakat, maupun sekolah.
          b) menjaga kebersihan diri sendiri dengan cara:
              . menjaga kebersihan makanan dan minunran, serta
              . menjaga kebersihan alat-alat makanan dan minuman.
          c) VaksinasiTCD (Typhus, Cholera, Dysentri)
     6) Pengobatan:
          a) Penderita segera oibawa ke dokter,
          b) Diberi obat chloramphenicol dan tetracyciine.
          c) Pada saat pengobatan hindari makanan yang pedas.
b. Penyakit Kolera
           Kolera merupakan penyakit akut yang menyerang saluran pencernaan,
    terutama usus. Penyakit ini mewabah di Asia Selatan, yaitu lndia clan pakistan.
    Namun, juga menyerang Ethiopia dan Sudan di Afrika ketika kedua kawasan
    dilanda bencana kelaparan.
    1) Penyebab:
              Untuk kolera asiatica penyebabnya adalah bakteri Vib1o cholerae
        comma dan kolera eltor penyebabnya adalah bakteri Vibrio cholerae eltor,
    2) Masa inkubasi: 2-6 hari.
    3) Cara penularan: melalui makanan dan minuman yang tercemar dan me-
         ngandung bakteri Vibrio cholerae.
    4) Gejala-gejala:
         a) Hanya beberapa jam sampai 5 jam perut terasa sakit.
         b) Buang air besar 20 kali sehari dan encer
         c) Sering muntah-muntah.
         d) Dehidrasi karena banyak cairan yang keruar sehingga badan kurus.
         e) Kejang-kejang otot berulang kali menyerang.
         f) Jika tidak segera diatasi penderita akan pingsan, koma, dan meninggal.
    5) Pencegahan:
        a) Menjaga kebersihan lingkungan, baik lingkungan rumah, sekolah, dan
            masyarakat.
        b) Menjaga kebersihan makanan.
        c) Menjaga kebersihan pribadi.
        d) Vaksinasi TCD (Typhus, Cholera. Dyseriri).
   6) Pengobatan:
       a) Penderita segera dibawa ke dokter.
       b) Sebagai bentuk penolongan di rumah, penderita diberi larutan garam
          oralit dengan takaran 3 sampai 4 gelas sehari untuk anak-anak,
          sedangkan untuk orang dewasa lebih dari 10 gelas sehari

c. Penyakit Tuberculosis (TBC)
           Tuberculosis (TBC) me'upakan penyakit akut yang menyerang paru-paru.
    Penyakit menular rni tidak mengenal usia, baik anak-anak maupun orang dewasa
    dapai tertular penyakit ini.
1)      penyebab: baksir Mycrobacterium tubercuros
2)      Masa inkubasi: 4-6 minggu.
3)      Cara penularan:
         Penularan TBCmelalui dua cara, yaitu:
          a) melalui saluran pernapasan secara langsung saat orang yang sehat
              menghirup urdara yang telah tercemar baksil TBC.
          b) Melalui saluran makanan misalnya saat meminum susu yang tercemar
               baksil TBC, karena Mycro bacterium tuborculosis dapat tumbuh subur
               pada makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat.
   4)  Gejala-gejala:
         a) Pada tahap awal gejala pengidap TBC sama sekali tidak terlihat.
         b) Penderita terasa demam, lesu, kurang nafsu makan,dan berat badan
              turun drastis.
         c) Batuk-batuk dan keringat dingin pada malam hari.
         d) Apabila gelala ini dibiarkan, batuk semakin parah disertai dahak yang
             mengandung bercak darah dan dada terasa nyeri.
   5) Pencegahan:
       a. Vaksinasi BCG (Bacille, Calmette, Guerin).
       b. Menghindari berbicara terlalu dekat dengan penderita TBC.
       c. Menggunakan masker pengaman hidung saat membersihkan rumah
           penderita.
       d. Tidak meludah di sembarang tempat. Jika ludah tersebut kering baksil
           TBC akan terbawa angin bersama debu.
        e. Membuat daya pertahanan alami, dengan cara menjaga keseimbangan
            antara nilai makanan dan kebersihannya, serta bekerja dan istirahat.
        f . Penderita diisolasi.
    6) Pengobatan:
        a) Penderita segera dibawa ke dokter, biasanya diberi obat sfreptomycin
            atau bisa juga PAS (Para Aminosalicylie Acid).
        b) Jika dirawat di rumah, penderita harus beristirahat yang cukup, baik fisik
            maupun mental.
        c) Penderita selalu menghirup udara segar sehingga kamar harus memiliki
            ventilasi yang cukup baik.
        d) Banyak mengonsumsi makanan yang mengancung vitamin c dan
            sayur-sayuran.

d. Penyakit Hepatitis
           Hepatitis merupakan penyakit radan$ hati yang diakibatkan oleh yirus
    sampai sekarang sudah diketahuirima maiam penyri'it hepatitis yaitu:
    1) hepatitis A disebut hepatitis infeksi,
    2) hepatitis B disebut hepatitis serum,
    3) hepatitis D disebut hepatitis delta, serta
    4) hepatitis C dan E disebut hepatitis non A non B.
           Semua jenis virus hepatitis memiliki daya tahan hiclup yang tinggi dalam
    tubuh penderita.
    1) Penyebab: virus sesuai dengan namanya (misalnya hepatitis A virus A).
    2) Masa inkubasi: 2-6 minggu.
    3) Cara penularan:
         a) Hepatitis A menular melalui mulut. Penularan berlangsung dari makanan
            dan minuman yang telah tercemar virus A. Penyakitini dapat pula
            menular melalui suntikan karena jarum suntik yang tidak steril. Setelah
            masuk ke dalam tubuh, virus A hidup dan berkembang biak di saluran
            pencernaan.
        b) Hepatitis B menular melalui tranfusi darah karena jarum tranfusi tidak
            steril. Penyakit ini juga dapat menular melalui hubungan intim (seksual).
            Setelah masuk ke dalam tubuh, virus B hidup dan berkembang biak
            dalam darah dan cairan tubuh.
        c) Hepatitis C, D, dan E belum dapat dilacak secara pasti. Kemungkinan
            ketiganya menular melalui air minum yang telah tercemar virus. Virus C
            memiliki kemampuan menggandakan diri, sedangkan virus D hanya dapat
            berkembang dalam tubuh jika sudah ada virus B. Setelah masuk dalam
            tubuh, virus C, D, dan E hidup dan berkembang dalam cairan tubuh.
   4) Gejala-gejala:
       a) Berawal dengan serangan demam, lesu, dan menggigil.
       b) sakit kepala, pegal. nyeri sendi, mual kadang kadang muntah, dan
           nafsu makan turun.
       c) Rasa nyeri di perut bagian atas dan kejang otot, kelenjar hati membesar,
           serta air seni berwarna seperti teh pekat.
       d) Setelah beberapa hari, demam hilang diikuti menguningnya mata dan
           kulit di sekujur tubuh.
       e) Demam hilang tetapi rasa mual, muntah-rnuntah. dan nyeri di perut
           tetap menyerang.
   5) Pencegahan:
       a) Vaksinasi gamma gtobuiin (kekebalan tubuh terhadap virus A).
       b) sosialisasi tentang penyakit hepatitis, bahaya, cara penularan, dan pen
           cegahannya.
       c) Menghilangkan sumber penularan dengan rnengobati semua penderita.
       d) Menghindari kontak dengan penderita-penyakit hepatitis B.
       e) Menjaga makanan dan minuman agar selalu bersih.
       f) Menghindari bertukar pakaian dengln orang lain, karena dikhawatirkan,
         orang tersebut sebagai pembawa virus.
  6) Pengobatan:
       a)  Segera dibawa ke dokter atau rumah sakit.
       b)  lstirahat yang cukup.
       c)  Sampai saat ini belum ada obat khusus untuk penyakit hepatitis terutama
            hepatitis B. Oleh sebab itu, pencegahan merupakan cara yang paling
            tepat untuk terhindar dari penyakit ini.
4. Penanggulangan penyakit Menular
             Upaya penanggulangan penyakit menular secara sederhana di rumah dapat
    dilakukan melalui cara-cara sebagai berikut.
    a. Meningkatkan nilai kesehatan dengan cara:
        1) menyediakan makanan yang sehat secara kualitas dan kuantitas,
        2) perbaikan sanitasi lingkungan, serta
        3) pendidikan kesehatan di lingkungan sekitar.
    b. Memberikan perlindungan khusus terhadap penyakit menular dengan cara.
        1) vaksinasi untuk mencegah penyakit-penyakit menular, clan
        2) isolasi penderita penyakit menular.
    c. Pencegahan dan pengobatan penyakit secara cepat dan tepat. Tujuan dari usaha
        ini sebagai berikut.
        1) Pengobatan secepat-cepatnya dengan tepat dari setiap penyakit sehingga
             dapat dilakukan penyernbuhan yang sempu,a dan segeia.
        2) Mencegah penularan kepaoa orang lain.
        3) Mencegah cacat pada penderita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar